SLEMAN — Rohis Al-Kautsar SMAN 1 Sleman kembali menggelar agenda keagamaan Pengajian Akbar bertajuk “BINAR” : Bina Iman, Nyalakan Arah Kehidupan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Halaman SMAN 1 Sleman pada Senin, 31 Agustus 2026 yang dimulai pukul 07.00 WIB. Pengajian Akbar ini menghadirkan penceramah muda inspiratif, Ustaz Kamil Ramadhan, seorang peraih juara Hafiz Indonesia 2017 yang dikenal dengan kemampuan luar biasa menghafal 30 juz Al-Qur’an hanya dalam waktu 6,5 bulan, sehingga dijuluki sebagai “Google-nya Al-Qur’an”.

Pengajian Akbar ini dilakukan untuk memberikan pencerahan rohani sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga sekolah. Selain sesi tausiah utama, acara ini juga dimeriahkan dengan aktivitas spesial berupa tukar kado silang antarpeserta sebelum kegiatan dilanjutkan dengan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) seperti biasa.

Acara dimulai dengan sesi tausiah. Dalam penyampaian materinya, Ustadz Kamil Ramadhan mengajak para siswa untuk berani melangkah tanpa rasa takut:

“Jangan takut untuk salah, dan jangan pernah takut untuk maju.”

Beliau menyoroti realitas kehidupan remaja masa kini yang kerap merasa asing atau memaksakan diri agar diterima dalam lingkungan pergaulan. Ustaz Kamil mengingatkan agar para siswa tidak berpura-pura menjadi orang lain hanya demi diakui di tempat tongkrongan.

Beliau menambahkan pesan mendalam mengenai fenomena sosial remaja saat ini, “Melihat teman pamer pacar, lalu terbersit ‘aku juga butuh sandaran’. Ingatlah, bersandar pada manusia adalah cara tercepat untuk patah hati.”

Sebagai solusinya, Ustaz Kamil menekankan pentingnya Shalat 5 Waktu sebagai ‘Titik Jeda’. Ketika dunia terasa terlalu bising dan menuntut kesempurnaan, Allah memberikan salat agar manusia beristirahat sejenak.

“Di atas sajadah, kamu boleh menangis dan hancur. Shalat memberimu harga diri, karena kita tidak perlu mengemis cinta yang merusak masa depan. Jangan tunggu suci baru mulai salat; salatlah justru karena kita banyak dosa. Pulanglah, Dia menunggumu di setiap sujudmu.”

Setelah sesi tausiah, acara di lanjutkan dengan sesi tanya jawab. Suasana pengajian menjadi semakin hidup dan interaktif saat memasuki sesi tanya jawab. Beberapa siswa memanfaatkan kesempatan emas ini untuk berkonsultasi langsung mengenai tantangan menjaga kesucian niat, konsistensi ibadah di tengah kesibukan sekolah, hingga tips menjaga hafalan Al-Qur’an. Ustaz Kamil menjawab setiap pertanyaan dengan hangat, santai, dan penuh solusi praktis yang relevan bagi pelajar.

Acara selanjutnya yang pasti di nanti-nanti, yaitu tebak dan melanjutkan ayat Al-Qur’an. Sesi ini menjadi momen paling memukau ketika para siswa hingga guru diberi kesempatan untuk menguji hafalan Ustaz Kamil secara langsung. Perwakilan membacakan potongan ayat secara acak dari surah dan juz berapa saja, lalu tantangan tersebut langsung dijawab oleh Ustaz Kamil. Dengan sangat cepat, tepat, dan lantunan tajwid yang merdu, Ustaz Kamil berhasil menebak nama surah sekaligus meluruskan serta melanjutkan ayat-ayat tersebut tanpa ragu sedikit pun.

Momen ini membuktikan secara nyata mengapa beliau layak dijuluki sebagai “Google-nya Al-Qur’an”, sekaligus menginspirasi para murid untuk semakin mencintai Al-Qur’an.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustaz Kamil Ramadhan, sebelum seluruh siswa melanjutkan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) seperti biasa dengan semangat baru dan arah hidup yang lebih terang.